Sunday, January 22, 2006

bangkit dari kematian

Suatu sore tiga minggu yang lalu tiba-tiba nafas saya terasa berat. Trus dada terasa seperti ditusuk-tusuk pake jarum. Mau ke dokter lagi ujian.
Malam esoknya saya ke dokter umum, si dokter meminta rongent dulu.
Esoknya rongent dan liat hasilnya. Ternyata rongga dada kanan saya kosong ga ada corakan dari paru-paru. Paru-paru kanan kolaps kemungkinan pnoumonia toraks. Bertanya pada paman google apakah pnoumonia toraks mendapat beberapa jawaban. Sebabnya bisa bermacam-macam. Ke dokter umum lagi saya keesokan harinya. Si dokter menyarankan untuk ke internis. Ketika saya ke internis dia memerintahkan untuk segera di operasi. Malam itu juga saya di operasi dengan melubangi ruas ke lima dada dan mengeluarkan udara dari rongga dada melalui selang yang dimasukkan ke lubang itu. Dokternya rada heran juga karena selama 4 hari dari kejadiaan sesak nafas saya bernafas dengan satu paru-paru dan tetap normal, seharusnya saya sudah kolaps.
Yach begitulah saya selamat dari kematiian.

di muntahkan oleh sawung@psik-itb.org

3 comments:

Anonymous said...

:-|
masih mau dilanjutin ga olah raga paginya??

kere kemplu said...

health is not everything, but without it everything is nothing...

uh ceramah. saya tahu maknanya ya setelah sakit.
:)

ikram said...

Makanya berhenti merokok, Wung.