Thursday, September 21, 2006

Jazztival



don't wanna wait in vain for your love;
I don't wanna wait in vain for your love.
From the very first time I rest my eyes on you, girl,
My heart says follow t'rough.
But I know, now, that I'm way down on your line,
But the waitin' feel is fine:
So don't treat me like a puppet on a string,
'Cause I know I have to do my thing.
Don't talk to me as if you think I'm dumb;
I wanna know when you're gonna come - soon.
I don't wanna wait in vain for your love;
I don't wanna wait in vain for your love;
I don't wanna wait in vain for your love,
'Cause if summer is here,
I'm still waiting there;
Winter is here,
And I'm still waiting there.
"bob-marley"

Kesampean juga nonton balawan hari minggu kemarin. Nonton di jazz festifal lumayan tiket 25 ribu bisa nonton 4peniti, yuri, mocca sama balawan. Tadinya mau nonton dari siang karena kondisi tidak memungkinkan maka nontonnya dari abis magrib. Nonton bareng sama anak-anak psik. Gw berangkatnya bareng bona, mana die mesti kesalon dulu (mengganti potongan rambutnya yang salah potong jadi kayak agj). 4 peniti mainnya bagus, sayang nuansa jazznya hanya kelihatan dari biolanya saja. Drumnya 4 peniti malah ngepop banget. 4 peniti sempet membawakan "badminton" yang sudah diacak-acak menjadi jazz. Sebelum empat peniti main si bona sempet-sempetnya beli tas di stand yang jualan benda-benda seni, dasar!.
Mocca mainnya asik terutama gitarisnya menikmati betul musiknya. Arina digodain terus sama fotografer di depan. Bagus banget lah mainnya mocca, bersih banget.

Balawan main terakhir. Jagoan euy tappingnya. Sempet adu balap sama drummernya yang gelo, gile satu instrumen mainnya kayak dimainin sama dua orang. Pas Balawan nyanyi ternyata suaranya jauh lebih bagus live dibanding yang di TV. Terus dia bawain wait in vain bob marley, keren abis.

Pulang dari sana makan dulu di cabe rawit. Melihat honda jazz kuningparkir di depan cabe rawit, kirain bakal ketemu dua orang "itu" tenyata lho kok ga sama orang yang bisanya. :p peace ras!

di muntahkan oleh sawung@psik-itb.org

3 comments:

Anonymous said...

4 Peniti bukan band jazz lho...
jangan salah ya...

Frilo Fitrasali Hutagalung said...

mocca juga bukan band jazz..
selepas kau pergi..jreng..jreng..jreng..
kok gw ga pernah tau vain in love ya..
yang ku tahu malah waiting in vain..
cmiiw ya kk..

frilo, XX

Ara said...

pake dipajang segala kejadiannya di dalem blooooooooooog

heu!!

pokonya aan tau aja. hih.