Tuesday, February 21, 2006

Tertangkap!

Edi Sampak seorang tentara yang membunuh dan merampok lebih 20 tahun lalu tertangkap. Kisah Edi Sampak ini cukup sensasional. Dia merampok gaji pegawai ketika bendaharanya sedang mengambil gaji. Jaman itu orang biasa menumpang mobil orang lain jika ingin kekota. Edi sampak ikut menumpang mobil bersama-sama. Ditengah jalan mobil dibeloikkan dan terjadilah drama berdarah. Dar! Der! Dor! tertembaklah beberapa orang. Uang gaji pun melayang. Salah seorang yang terbunuh adalah saingannya dalam pemilihan kepala desa. Ini ada sedikit aroma dendam karena edi sampak kalah dalam pemilihan kepala desa. Sesudah pelarian dan pengejaran yang melibatkan pasukan tentara dan baku tembak yang sengit Sampak di hukum mati dan ditahan di Rutan militer Cimahi. Yang fonomenal Edi sampak berhasil kabur dari rutan militer dan kabarnya dia pake ilmu halimun untuk kabur dari Penjara. Baru lebih dari 20 tahun kemudian dia tertangkap dirumah istri ketiganya. Oh iya Penangkapan Edi Sampak yang pertama berlangsung setelah penguntitan ke rumah istri keduanya dan bantuan dari mertuanya (orang tua dari istri kedua). Kisah ketangkepnya konyol. Sampak ketangkep gara-gara dia jadi wartawan pake nama asli di Banten. Ketika tertangkap konon dia baru tiga minggu berada di P Jawa.
di muntahkan oleh sawung@psik-itb.org

3 comments:

lrs said...

kalo edi tansil sekarang dimana ya?

*tokoh pencatutan yang pertama yang saya tau*

asep- bogor said...

baru tau tadi malam di acara hitamnya hitam tv-one

Thoriq Kusuma said...

fenomenal..dulu waktu saya masih kecil..konon pelarian Edi Sampak dari rutan lewat depan rumahku di jalan Kalidam Cimahi. kebetulan waktu itu ada yang lihat.